Postingan

Menampilkan postingan dengan label TIPS DAN TRIK

Mengecek USB Flash Drive

Gambar
Jika Anda menggunakan USB flash drive untuk semuanya, mulai dari portabilitas data sampai operating system portabel, tentu Anda ingin tahu kecepatan membaca/menulis USB flash drive atau apakah penyimpanan pada USB stabil. Tugas tersebut tidak mudah tanpa alat yang tepat. CheckFlash merupakan tool benchmarking USB flash drive yang berguna bagi Anda yang ingin mengetahui apakah USB flash drive siap digunakan. Kita akan lihat bagaimana menjalankan Read stability test dan write and read test pada USB flash drive Anda. CheckFlash dapat ditemukan pada situs web pengembang (Misha Cherkes) di sini . Download file zip dan simpan ke lokasi yang dikenal. Tidak ada instalasi yang dilakukan karena CheckFlash adalah file biner executable lengkap yang bisa langsung dijalankan, dengan mengklik ganda. Anda bisa langsung menjalankan CheckFlash (dengan hak administrator) dan kemudian memasukkan USB flash drive atau memasukkan flash disk, dan kemudian menjalankan aplikasi. Jika Anda menjalankan aplikasi ...

Mengamankan USB Flash Drive dengan BitLocker

Gambar
Pada waktu Microsoft memperkenalkan Windows Vista, salah satu fitur keamanan pada operating system tersebut adalah BitLocker, sistem enkripsi yang dirancang untuk melindungi data sensitif, jika seandainya komputer hilang atau dicuri, terutama laptop. Dengan semakin meningkatnya penggunaan USB flash drive, maka kemungkinan hilangnya ada sensitif atau dicuri menjadi semakin besar karena lebih mudah untuk kehilangan atau mencuri perangkat yang tidak lebih besar dari sebuah permen karet. Untuk melindungi data sensitif yang tersimpan di USB flash drive, Microsoft Windows 7 mempunyai fitur enkripsi yang disebut BitLocker Drive Encryption. Pada dasarnya, BitLocker memungkinkan kita untuk mengenkripsi USB flash drive dan membatasi akses dengan password. Tanpa password, maka USB flash drive menjadi tidak berguna. Pada waktu menghubungkan USB flash drive ke komputer Windows 7, Anda akan diminta untuk memasukkan password. Setelah itu, baru Anda dapat membaca dan menulis ke USB seperti biasa.

Mengunci UFD agar tidak terkena virus

Gambar
Kita semua tentu mengerti dan mengenal UFD, kependekan dari USB Flash Disk; yang berfungsi sebagai alat penyimpan data, bahkan bisa juga dijadikan sebagai OS (Operating System), dengan cara membuat flash disk kita menjadi perangkat booting saat OS utama sedang rusak atau mengalami kegagalan booting. Jika kita sering menggunakan UFD tersebut sebagai penyimpan data, tentunya kita sering membawa UFD tersebut ke mana-mana. Dan dengan alat sekecil itu, kita bisa membawa berbagai macam dokumen, yang jika kita cetak akan berwujud dokumen yang sangat tebal; file-file multimedia, dan sebagainya. Celakanya, jika kita sering bertukar data, entah dengan teman atau pun bagi yang sering browsing Internet, UFD kita terancam terinfeksi program perusak seperti virus, worm, atau trojan horse, dan malware lainnya. Dan jika UFD tersebut terinfeksi virus, maka virus tersebut juga akan mengancam PC kita, yang mungkin sebelumnya bersih dari virus, tapi setelah kita mengkoneksikan UFD yang telah terinfeksi de...